Media sosial Facebook, dampak dan pengaruhnya terhadap penggunanya pada zaman sekarang

     ( Media sosial Facebook, dampak dan pengaruhnya terhadap penggunanya pada zaman sekarang )

    Teknologi berkembang seiring perkembangan waktu. Pada era digital seperti sekarang, teknologi semakin diperlukan dan memiliki kemampuan untuk menggunakannya adalah salah satu hal yang wajib dikuasai untuk bertahan di dunia pekerjaan pada era digital ini. Kemajuan teknologi sudah sampai pada titik di mana kita sudah bisa berkomunikasi dari jarak berkilometer-kilometer jauh-nya. 
    Hiburan pada zaman sekarang pun sudah berbeda, seperti penggunaan media sosial Facebook. Keberadaan Facebook sangatlah berpengaruh pada era digital yang tidak hanya digunakan oleh kaum remaja tapi juga oleh generasi millennial, dan generasi sebelumnya. Facebook, atau yang sering disebut juga FB, merupakan layanan jejaring sosial yang dipergunakan untuk berinteraksi dengan teman dan orang lain, mencari informasi, hiburan, maupun teman baru yang memiliki ilmu maupun minat yang sama. Meskipun Facebook terlihat seperti salah satu media sosial yang memiliki semua hal positif yang bisa dilakukan di internet, tetapi tidak semua yang ada di internet itu bersifat positif, termasuk media sosial Facebook. 
    Dampak negatif penggunaan Facebook terhadap penggunanya yaitu Facebook di jadikan tempat untuk penyebaran Hoaks, Berbagai status yang menyinggung pihak tertentu, komentar yang brutal dan menyerang seseorang, penyebaran berita dan cerita yang bohong dan dibuat buat menjadi mudah dilakukan dengan Facebook. Melihat hal itu, bila pengguna Facebook tidak memiliki pengetahuan yang cukup, mudah tersulut emosi dan mudah percaya tentang kebenaran suatu informasi tentu akan menjadi hal yang berbahaya. Ketika salah seorang pengguna tak bertanggung-jawab telah menyebarkan fitnah kepada orang lain, atau menyebarkan berita dan cerita hoax kepada pihak tertentu, lalu konten tersebut telah sampai kepada pengguna lain yang notabene mudah percaya dan meng-iyakan segala info yang didapatnya dari Facebook, bukan tidak mungkin ia akan menjadi orang berikutnya yang turut menyebarkan konten fitnah dan hoax tersebut.
    Facebook juga dapat menyebabkan penggunanya menjadi ketergantungan terhadap media sosial tersebut. Sebagian pengguna Facebook menganggap bahwa Facebook sudah menjadi bagian dari kesehariannya. Segala aktivitas hariannya tak pernah terlepas dari Facebook. Setiap hari, setiap jam, atau bahkan setiap beberapa menit sekali mereka membuka Facebook untuk melihat-lihat beranda dan notifikasi yang masuk. Perlu diketahui bahwa jika intensitas penggunaan Facebook yang sudah tak terkendali bisa menyebabkan kecanduan Facebook. 
    Kecanduan Facebook dikenal dengan istilah FAD yang merupakan singkatan dari Facebook Addiction Disorder. Facebook Addiction Disorder (FAD) adalah suatu istilah yang digunakan untuk mereka yang kehidupannya tidak bisa terlepas dari Facebook. Mereka yang sudah terkena FAD akan merasa cemas dan gelisah bila tidak membuka Facebook dalam jangka waktu tertentu. Hal ini tentu menjadi berbahaya. Waktu yang seharusnya digunakan untuk aktivitas yang produktif, namun hanya dihabiskan untuk memenuhi keinginannya yaitu membuka Facebook. 
    Kalaupun sedang mengerjakan aktivitas tertentu, pasti menjalankannya sembari membuka Facebook. Seorang ahli psikologi, Dr. Michael Fenichel menuliskan pandangannya tentang Facebook Addiction Disorder dalam situs pribadinya fenichel.com dengan judul “Facebook Addiction Disorder- A New Challenge?”. Dalam situs tersebut dijelaskan bahwa FAD adalah sebagai situasi dimana penggunaan Facebook menyebabkan seseorang lupa akan aktivitas sehari – harinya. Selain itu, Dr. Fenichel juga menjelaskan bahwa FAD bisa membahayakan kehidupan sosial, pekerjaan, dan interaksi interpersonal.
Media sosial Facebook telah membawa dampak besar dalam kehidupan penggunanya pada zaman sekarang. 
    Sebagai salah satu platform media sosial terbesar di dunia, Facebook memberikan berbagai manfaat seperti kemudahan berkomunikasi, menjalin hubungan sosial, dan berbagi informasi. Namun, kita juga harus menyadari bahwa penggunaan Facebook juga membawa sejumlah dampak negatif yang perlu diperhatikan.
        Secara keseluruhan, Facebook telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam perubahan cara kita berinteraksi dan berkomunikasi di era digital ini. Pengaruhnya yang luas mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk hubungan sosial, pemberitaan, hiburan, dan lainnya. Namun, kita juga harus memahami bahwa ada dampak negatif seperti penyebaran hoaks, masalah privasi, dan risiko kecanduan yang perlu ditangani dengan bijaksana.Dalam menghadapi era digital yang terus berkembang, penting bagi kita sebagai pengguna Facebook untuk menjadi lebih kritis dan bijaksana dalam mengelola penggunaan platform ini. Edukasi tentang penggunaan yang sehat, privasi, dan keamanan data sangatlah penting. Selain itu, penting juga untuk menyeimbangkan penggunaan Facebook dengan kegiatan-kegiatan produktif dan interaksi sosial dalam kehidupan nyata. Dengan kesadaran dan tindakan yang tepat, kita dapat memanfaatkan Facebook secara positif dan meminimalkan dampak negatifnya. Sebagai pengguna, kita memiliki peran aktif dalam menciptakan lingkungan online yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain.

Daftar Pustaka :
Ariskiasaputri (2019, 20 februari).Dampak positif dan negatif penggunaan Facebook.
https://bukugue.com/dampak-negatif-dan-positif-facebook/

http://www.fenichel.com/facebook/

https://www.zenius.net/prologmateri/bahasa-indonesia/a/568/paragraf-eksposisi

Komentar